🌕 Kumpulan Khotbah Pra Nikah

SebuahCerita Kuno tentang Rasisme. Paulus, salah satu pemimpin gereja mula-mula, menulis tentang perpecahan yang disebabkan oleh rasisme dalam gereja. Pada abad pertama Masehi, adalah umum untuk menentukan nilai untuk ras dan etnis yang berbeda. Orang asing, wanita, dan anak-anak pada umumnya dianggap sebagai barang milik kepada keluarga 5 Peranan pemimpin gereja dalam mencegah praktek hubungan seks pra nikah Meskipun tanggung jawab pemimpin gereja berat dan banyak, akan tetapi banyak yang berpandangan bahwa masalah seks merupakan salah satu dari tanggung jawab pemimpin gereja, karena : 1. Pemimpin gereja mempunyai hubungan dekat dengan keluarga – keluarga 2. MENGHORMATIPERNIKAHAN. Ibrani 13:4 - Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah. Pernyataan “kamu semua” menyatakan bahwa setiap orang, tanpa ada pengecualian. Hal ini menyatakan dengan tegas bahwa setiap orang , Sampai"Pakaian Dalam" Umat Kristen pun Mau Diurusi! 27 Oktober 2018 06:43 Diperbarui: 29 Januari 2019 03:03 4386 50 41. +. Lihat foto. kaltimtribunnews. Seperti dilansir Kompas.com, bahwa DPR memutuskan RUU tentang Pesantren dan Pendidikan Keagamaan menjadi usul inisiatif DPR RI. Yang menarik pada RUU itu adalah Pasal 69 (4), bahwa harus Kumpulan Berita Politik Indonesia Saat Ini. Toggle mobile menu. Search Button. Search for: yang akan mengkriminalkan LGBT dan hampir semua jenis hubungan seks pra-nikah, telah ditempatkan dalam agenda prioritas DPR yang dijadwalkan selesai akhir tahun ini juga. seperti pra-penyaringan semua khotbah Jumat KonselingPra Nikah Melalui Pendekatan Kelompok . (Rolfe, 1975)1, sebuah kumpulan sketsa permasalahan keuangan. Tiap partisipan mengambil sebuah kartu bernomor secara acak, membacakan sketsanya kepada anggota-anggota kelompok lainnya, dan kemudian menjelaskan bagaimana keadaan sulit tersebut secara terpisah mencatat khotbah, dan bertobatlahsaudara"ku mari jalani hidup di jalan Tuhan,amen🙏😇 Setiappasangan Kristen yang menikah tentu akan diberkati dengan ayat-ayat Firman Tuhan berikut ini, baik pada waktu konseling pra nikah, maupun pada saat pemberkatan nikah, juga selama perjalanan Kekristenan yang dilalui.”Tetapi aku mau, supaya kamu mengetahui hal ini, yaitu kepala dari tiap laki-laki ialah Kristus, kepala dari perempuan ialah BlogspotKumpulan Artikel dan Pengajaran Kristen dalam Lingkungan GPIB. Sunday, June 7, 2009 yang waktu Ketum semester V diberi kesempatan khotbah di tempat katekisasinya, diantar naik mimbar oleh Penatua Suatan, beliau ditatap dengan pandangan tajam 1001 arti sang Penatua . pasti dia bilang wah wah wah bisa jadi calon pendeta juga . Di dalam dunia ini tiada pernikahan yang sempurna, yang sempurna hanya ada di sorga. Juga tidak ada pernikahan Kristen yang ideal, yang ideal hanya dalam impian. Simak saja pernikahan Lady Di yang baru menjadi almarhumah akibat kecelakaan mobil di Paris. Apa yang kurang pada diri Pangeran Charles dan Putri Diana, pernikahan mereka di sebut “The Wedding of the Century“. Charlesnya tampan dan Diananya cantik luar biasa, melebihi banyak bintang film. Kekayaan mereka tidak terhitung, ingin apa saja langsung dapat dibeli. Keduanya juga menjadi figur dunia. Kurang apa lagi? Semua yang ingin dimiliki manusia, mereka punyai! Namun kenyataannya pernikahan mereka retak, mereka berpisah dan akhirnya bercerai, sekalipun pernikahan mereka diberkati di Gereja, sungguh ironis! Kalau tidak bercerai, mungkin kematian Lady Di tidak akan begitu tragis! Sampai di sini mungkin anda bertanya”Bila tiada pernikahan yang sempurna dan ideal, bagaimana dengan pernikahan yang sehat?” Saya percaya kita dapat memiliki pernikahan yang sehat, asal kita mau membinanya. Kita di sini, adalah suami dan isteri, bukan sepihak saja. Membina, adalah usaha yang serius. Saya yakin bila kita mau berusaha dengan serius kita dapat memiliki pernikahan yang sehat. Sungguh sedih bila kita mendengar ungkapan seseorang mengenai pernikahan atau pasangan mereka seperti; “Saya sudah tidak mempunyai feelings lagi terhadap suami/isteri saya. Sekalipun kami masih serumah, semeja dan seranjang, tapi semuanya hanya rutin sifatnya dan hambar rasanya.” atau, “Saya tidak merasa cocok lagi dengan pasangan saya. Kami mempunyai terlalu banyak perbedaan.” atau, “Pasangan saya sudah banyak berubah, tidak seperti ketika kami baru menikah. Sekarang saya baru tahu kejelekannya.” dan sebagainya yang bernada pesimis, negatif dan penuh penyesalan! Kalau sudah sampai pada taraf demikian apakah yang harus kita lakukan? Saya anjurkan marilah kita meninjau kembali tujuan pernikahan kita. Mengapa kita menikah? Apa tujuan kita menikah? Bagi orang kristen tujuan penikahan bukanlah untuk memenuhi kebutuhan biologis, sekalipun itu perlu; sebab belum tentu pasangan kita dapat memenuhi sepenuhnya kebutuhan tersebut dan kita tahu bahwa kebutuhan itupun akan surut juga. Kita menikah bukan juga untuk mendapatkan keturunan, sebab kita percaya bahwa keturunan itu adalah karunia Allah. Kemampuan dan kebutuhan finansil bukan juga motifasi dan tujuan pernikahan kristiani, bagaimana kalau suatu saat kelak keuangan kita minim sekali? Apakah pernikahan itu harus bubar? Kita menikah bukan juga untuk menyenangkan hati orang-tua, bagaimana kalau orang-tua kita sudah tiada, apakah pernikahan tersebut dihentikan saja? Agar ada seseorang yang merawat atau menangung hidup kita, bukan juga tujuan pernikahan yang baik bagi orang Kristen, sebab bila pasangan kita sudah tidak sanggup lagi merawat atau menangung hidup kita, penyesalan bisa muncul. Kalau begitu apakah tujuan pernikahan kristiani itu? Bagi saya satu-satunya tujuan pernikahan kristen adalah untuk memuliakan Tuhan. Membina Pernikahan Kristen Yang Sehat Renungan pernikahan Bukankah Alkitab menyatakan bahwa hubungan suami isteri adalah bagaikan hubungan Kristus dengan JemaatNya? Efesus 531-33 Hanya dengan keyakinan ini maka kita akan berusaha dengan sungguh-sungguh untuk membina pernikahan yang sehat, sebab dengan penikahan yang sehat kita akan memiliki keluarga yang sehat, dengan keluarga yang sehat kita akan memiliki gereja yang sehat dan dengan gereja yang sehat kita akan memiliki masyarakat yang sehat dan dengan masyarakat yang sehat kita akan memiliki negara yang sehat dan dengan negara yang sehat kita akan memiliki dunia yang sehat. Sudahkah kita melihat betapa pentingnya pernikahan yang sehat tersebut? Jikalau tujuan pernikahan Kristen kita adalah untuk memuliakan Kristus, maka sebagai suami-isteri Kristen kita harus berusaha sungguh-sungguh membina pernikahan yang sehat. Tiada suatu kesulitan atau kesukaran yang kecil ataupun besar yang dapat meretakkan pernikahan kita. Kalau mau mencari alasan, ada seribu satu alasan yang dapat kita ciptakan, tapi itu bukan karakter anak-anak Tuhan! Semoga kita menemukan kembali tujuan pernikahan kita yang seharusnya, karena tujuan untuk memuliakan Kristus itulah yang patut pula menjadi dasar pernikahan kita. Setelah mempunyai dasar yang benar maka pernikahan kita perlu memiliki pilar pernikahan yang kokoh agar pernikahan kita menjadi sehat, menjadi berkat bagi sesama dan memuliakan Kristus. Berhubung karena ruang yang tidak mengizinkan maka berikut ini dengan singkat akan diuraikan empat pilar yang harus ada dalam pernikahan kita. Kasih. Saya harap bahwa setiap anda yang menikah memasuki pernikahan karena anda saling mengasihi, bukan karena terpaksa. Saya harap juga bahwa kasih anda berdua belum pudar seperti Jemaat Efesus yang ditegur Tuhan karena telah meninggalkan kasih mereka yang semula. Wahyu 24. Lebih daripada itu saya harap anda, sebagai orang Kristen masih dan tetap mengasihi pasangan anda dengan kasih Kristus, kasih agape, yang tidak bersyarat, tidak berubah dan tidak egois. Setiap kali bila ada pasangan Kristen muda yang datang kepada saya untuk bimbingan pra-nikah, pertanyaan pertama yang selalu saya tanyakan adalah”Apakah anda sudah sungguh berdoa dan siap untuk menikah dengan orang yang model’nya begini? Setelah menikah setiap hari dari pagi sampai malam, kemudian dari malam sampai pagi serumah, semeja dan seranjang dengan orang ini yang mungkin makin hari makin jelek dan bukan makin baik? Kalau anda belum siap benar-benar sebaiknya pernikahan ini ditunda dulu.” Kalau jawabnya”Sudah siap.”, maka menyusul pertanyaan kedua”Bagaimana anda yakin bahwa orang ini adalah the right person, yang Tuhan kehendaki menjadi pasangan hidup anda?”. Biasanya keyakinan mereka merupakan suatu proses yang cukup lama, hingga tiba pada suatu kesimpulan the right person tersebut. Namun demikian jawaban yang bagaimana mantapnyapun juga masih belum menjamin terbinanya pernikahan Kristen yang sehat, tanpa implementasi kasih Kristus yang nyata setiap hari terhadap pasangan kita. Oleh karena itu kita perlu selalu bertanya pada diri sendiri”Apakah saya masih mengasihi pasangan saya dengan Kasih Kristus, yang tidak bersyarat, tidak berubah dan tidak egois itu?”. Jika kasih tersebut sudah mulai pudar, mohonlah ampun kepada Tuhan dan biarlah Dia memulihkan kembali kasih tersebut. Komitmen. Kata komitmen ini berasal dari bahasa Latin; com + mittere, yang berarti diutus bersama- sama. Jadi sebagai suami-isteri, kita diutus sebagai satu team untuk memuliakan Kristus melalui pernikahan mereka. Karena satu team maka tidak boleh ada yang dominir, sekalipun kita hidup di dunia dominasi kaum pria. Allah tidak mencipta Hawa dari tulang kepala Adam untuk mengepalai suaminya atau dari tulang kaki untuk diinjak oleh suaminya. Hawa dicipta dari tulang rusuk Adam agar kedua berdampingan menjadi utusan Allah dalam dunia ini. Untuk berhasil sebagai utusan Allah, maka nasehat rasul Paulus kepada Jemaat Filipi perlu diaktualisasikan dalam pernikahan kita”…hendaklah kamu sehati, sepikir, dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan, dengan tidak mencari kepentingan diri sendiri dan puji-pujian yang sia-sia. Sebaliknya hendaklah dengan rendah hati yang seorang menganggap yang lain lebih utama dari pada dirinya sendiri, dan janganlah tiap-tiap orang hanya memperhatikan kepentingannya sendiri, tetapi kepentingan orang lain juga.” Filipi 22-4. Dapat disimpulkan bahwa perujudan komitmen suami-isteri adalah saling melayani dengan tulus, jangan ada yang menjadi boss, boss kita bersama adalah Kristus! Komunikasi. Komunikasi dalam pernikahan bagaikan aliran darah dalam tubuh kita, bila aliran darah tidak lancar atau terganggu maka tubuh kita sakit. Demikian pula dalam pernikahan Kristen bila komunikasi kita tidak efektif maka pernikahan kita tidak sehat. Dalam banyak survei ataupun dari pengalaman, menunjukkan bahwa ketidak-sanggupan untuk berkomunikasi secara efektif, mengucapkan kata-kata yang benar demgan cara yang benar, merupakan salah satu penyebab utama bagi tidak harmonisan pernikahan. Khususnya kita orang timur atau Asia, yang lebih banyak pasif dan introvert-nya, perlu lebih banyak belajar bagaimana berkomunikasi secara benar dengan pasangan kita. Dalam Kitab Amsal Solomo ada banyak ayat yang dapat menjadi acuan untuk berkomunikasi dengan pasangan kita, antara lain Amsal 151 “Jawaban yang lemah lembut meredakan kegeraman, tetapi perkataan yang pedas membangkitkan marah.” Seorang ahli komunikasi menyatakan bahwa dalam berkomunikasi maka nada kita berperan sebanyak 38% dari keseluruhan komunikasi kita. Oleh karena itu kita perlu belajar meningkatkan kemampuan berkomunikasi kita bukan saja dengan nada yang benar, tetapi juga kepada orang, pada tempat dan waktu, serta wajah dan emosi yang benar. Kita perlu terus berusaha berkomunikasi lebih trampil terhadap pasangan kita sepanjang hidup kita. Kawan Gairah dan kemampuan seksuil dalam pernikahan dapat merorot dan tidak berfungsi seperti masa bulan madu, namun hal tersebut tidak boleh mempengaruhi persahabatan companion- ship kita, pasangan kita harus tetap menjadi kawan terbaik best friend. Persahabatan sebagai suami-isteri harus dipelihara seumur hidup kita. Ada pasangan yang bertemu dan jatuh cinta di lapangan tenis, tetapi setelah menikah salah seorang tidak pernah lagi main tenis. Ada pasangan yang bertemu dan jatuh cinta di Paduan Suara, setelah menikah salah seorang mundur. Kegemaran/pelayanan bersama sudah tidak dipupuk lagi. Masing-masing sibuk dengan urusan atau pekerjaan sendiri-sendiri. Hubungan emosi makin hari makin regang, berbicara seperlunya saja. Sudah tidak lagi membagi perasaan atau pergumulan emosi atau rohani yang dialami seperti masa-masa lalu. Dan lebih berbahaya lagi bila perasaan-perasaan tersebut sampai diutarakan kepada orang dan jenis lain. Oleh karena itu kita perlu sekali berusaha sungguh-sungguh memulihkan dan menguatkan persahabatan kita. Mungkin kita perlu lagi melakukan tindakan-tindakan surprise yang menyenangkan hati pasangan kita dan mengadakan dating seperti masa pacaran tempo doeloe! Kita harus menyediakan lebih banyak waktu lagi untuk lebih banyak berduaan dengan pasangan kita, mengadakan bercakapan lebih intim atau melakukan sesuatu secara bersama sebagai kawan! Semoga dengan renungan pernikahan Kristen yang singkat dan sederhana ini, menolong kita semunya untuk mengevaluasi pernikahan kita dan dengan pertolongan Tuhan lebih meningkatakan kesehatan pernikahan kita. Amin Ilustrasi Contoh Singkat Teks Khutbah Nikah dan Doa untuk Kedua Mempelai. Sumber MillarIlustrasi khutbah nikah. Foto Unsplash. Ilustrasi pernikahan. Foto Unsplash. Ilustrasi khutbah nikah. Foto Unsplash. Contoh Teks Khutbah NikahAlhamdulilahilladzi khalaqa minal ma'i basyaran faja'alahu nasaban wa shihran wa kana Rabbuka qadiran. Wa asyhadu al la ilaha illallah wahdahu la syarika lah. Wa asyhadu anna Muhammadan 'abduhu wa rasulahu. Allahumma shalli 'ala sayyidina Muhammadin afdlalul khalqi wal wara wa 'ala alihi wa shahbihi shalatan wa salaman ba'du. Fa ya ayyuhal hadlirun, ushikum wa nafsi bi taqwallah faqd fazal muttaqun. Qalallahu ta'ala fi kitabihil karim Ya ayyuhalladzina amanu ittaqullaha haqqa tuqatihi wa la tamutunna illa wa antum annannikaha sunnatun min sunani Rasulillahi shallallahu 'alaihi wa sallam. Wa qala annabiyyu shallallahu 'alaihi wa sallam; Ama wallahi inni la 'akhsyakum lillahi wa atqakum lahu, lakinni ashumu wa ufthiru, wa ushalli wa arqadu wa atazawwaju an-nisa 'a, faman raghiba 'an sunnati fa laisa qala aidlan, ya ma'syarasy syababa man istatha'a minkum al-ba 'ata fal yatazawwaj, fainnahu aghadldlu lil bashari wa ahshanu lil farji, man lam yastathi' fa 'alaihi bish shaumi fainnahu lahu wija' qala aidlan, khairun nisa 'a imra 'atun idza nadzarta ilaiha sarratka, wa idza amartaha atha'atka, wa idza ghibta 'anha hafadzatka fi nasfsiha wa qalallahu ta'ala, ya ayyuhannasu inna khalaqnakum min dzakarin wa untsa wa ja'alnakum syu'uban wa qabaila li ta'arafu, inna akramakum 'indallahi qala aidlan, wa ankihu al-ayyama minkum wash shalihina min 'ibadikum wa imaikum in yakuni fuqara 'a yughnihimullah min fadhlihi wallahu wasi'un ' li wa lakum fil qur'anil 'adzim. Wa nafa'ani wa iyakum bima fihi minal ayati wadz dzikril hakim wa taqqabal minni wa minkum tilawatahu innahu huwat tawabur billahi minasy syaithanirrajim ya ayyuhannasu ittaqullaha rabbakumulladzi khalaqakum min nafsin wahidatin wa khalaqa minha zaujaha wa batstsa minhuma rijalan katsiran wa nisa 'a. wattaqullaha alladzi tasa 'aluna bihi wal arham. Innallaha kana 'alaikum qauli hadza wastaghfirullaha al-adzim li wa lakum wali walidayya wali masyayikhina wali sairil muslimina. Fastagfiruhu innahu huwal "Segala puji bagi Allah yang telah menciptakan manusia dari setitik air, lalu Dia menjadikannya keturunan dan kekerabatan, dan adalah Tuhanku Maha Kuasa. Dan aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah melainkan Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, limpahkanlah rahmat ta'dhim dan kesejahteraan atas junjungan kami Nabi Muhammad SAW, seutama-utama penciptaan makhluk dan atas keluarga dan shahabatnya dengan limpahan rahmat ta'dhim serta kesejahteraan yang itu, wahai yang hadir, aku mewasiatkan padamu dan diriku untuk bertakwa kepada Allah, karena sesungguhnya itu adalah kemenangan yang besar bagi orang-orang yang bertakwa. Allah SWT berfirman dalam kitab-Nya yang mulia Wahai orang-orang yang berimanm bertakwalah kepada Allah dengan sebenar-benarnya taqwa kepada-Nya, dan sekali-kali janganlah kamu matikecuali dalam keadaan menyerahkan diri pada Allah beragama Islam.Ketahuilah bahwa nikah itu adalah sunah dari beberapa sunah Rasulullah SAW. Nabi SAW bersabda Adapun aku, demi Allah, adalah orang yang paling takut kepada Allah di antara kalian, dan juga paling bertakwa kepada-Nya. Akan tetapi aku berpuasa dan juga berbuka, aku shalat dan juga tidur serta menikahi wanita. Barang siapa yang benci sunnahku, maka bukanlah dari beliau bersabda lagi Wahai sekalian pemuda, siapa di antara kalian yang telah mempunyai kemampuan menafkahi keluarga, maka hendaklah ia menikah, karena menikah itu lebih bisa menundukkan pandangan dan lebih bisa menjaga kemaluan, dan barang siapa yang belum mampu, hendaklah ia berpuasa karena hal itu akan lebih bisa meredakan beliau bersabda lagi Istri yang baik adalah wanita yang menggembirakan hatimu ketika dipandang, apabila kamu perintah ia menaatimu, apabila kamu tiada ia mampu menjaga kehormatan dirinya dan Allah SWT berfirman Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku sipaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara Allah SWT berfirman pula Dan kawinkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak berkawin dari hamba-hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang perempuan. Jika mereka miskin Allah akan memampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha Luas pemberian-Nya lagi Maha Allah memberi berkah kepadaku dan kepadamu dalam Al Qur'an yang agung. Dan memberi manfaat kepadaku dan kepadamu terhadap apa yang ada di dalamnya, dari ayat-ayat dan peringatan yang bijak, dan semoga Allah menerima dariku dan darimu dalam membacanya, karena sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha berlindung kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk. Hai sekalian manusia, bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah menciptakan kamu dari diri yang satu, dan daripadanya Allah menciptakan istrinya; dan daripada keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan mempergunakan nama-Nua kamu saling meminta satu sama lain, dan peliharalah hubungan silahturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi katakan perkataanku ini, dan mohon ampun pada Allah Yang Maha Agung untukku dan untumu, untuk kedua orang tua dan guru-guru serta untuk orang Islam lainnya. Maka mohonlah ampun kepada-Nya, karena sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang." loading...Contoh pernikahan syari. Ketika akad nikah si mempelai wanita berada di ruangan berbeda. Akad nikah cukup dihadiri mempelai laki-laki, wali perempuan, penghulu ditambah dua saksi. Foto/dok Menara165 Pernikahan merupakan sunnatullah dan ibadah yang sangat dianjurkan Rasulullah صلى الله عليه وسلم. Islam mengatur bagaimana melaksanakan pernikahan sesuai Sunnah, termasuk bacaan khutbah dari Imam Abu al-Husain al-Yamani, Al-Bayan fi Madzhabi al-Imam as-Syafi'i, khutbah nikah hukumnya adalah sunnah dan boleh disampaikan oleh wali, calon mempelai pria, atau pihak lainnya وإذا أراد العقد... خطب الولي، أو الزوج، أو أجنبي… والخطبة مستحبة غير واجبة، وبه قال عامة أهل العلم "Jika akad akan dilaksanakan, …berkhutbahlah wali, calon suami, atau orang lain… Khutbah ini hukumnya sunnah, tidak wajib, sebagaimana juga dinyatakan oleh kebanyakan ahli ilmu."Adapun yang terbaik untuk membacakan khutbah nikah ini adalah wali. Berbeda dengan nasihat pernikahan, khutbah nikah lebih afdhal dibacakan oleh wali. Untuk diketahui, kata nikah atau "Nikaahun" yang merupakan masdar atau kata asal dari kata kerja "Nakaha". Sinonimnya sama dengan "tazawwaja". Menikah berarti "adh-dhammu wattadaakhul" bertindih dan memasukkan.Khutbah nikah diibaratkan sebagai pendahuluan dengan membaca beberapa pujian kepada Allah kemudian membaca beberapa ayat dari Al-Qur'an. Khutbah nikah juga menjadi pengingat bagi semua yang hadir tentang pentingnya pernikahan dan menjaga nikah tidak termasuk rukun. Dalam Mazhab Syafi'i yang dianut mayoritas muslim Indonesia, rukun pernikahan terdiri dari lima, yaitu1 Mempelai laki-laki2 Mempelai wanita3 Wali4 Dua orang saksi5 Shighat ijab dan qabul.Berikut bacaan khutbah nikah diawali dengan pujian kepada Allah yang bersumber dari Hadis riwayat Abu Dawud, at-Tirmidzi, an-Nasa’i, Ibn Majah, dan lainnya dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ' Membaca Hamdalah, Istighfar dan SyahadatPertama adalah membaca hamdalah, istighhfar, memohon perlindungan kepada Allah, dan الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له وأشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له وأشهد أن محمدا عبده Lillahi, Nahmaduhu, wa Nasta’iinuhu, wa Nastaghfiruh, wa Na’udzu billahi min Syuruuri Anfusina wa min Sayyiaati A’maalina. Man Yahdihillahu Falaa Mudhilla lahu wa man Yudhlilhu, fa laa Haadiya lahu. Wa Asyhadu An Laa Ilaaha Illa Allah wahdahu laa Syariika Lahu wa Asyhadu Anna Muhammadan Abduhu wa Membaca Ayat-ayat Al-Qur'anSurah an-Nisa [4] Ayat 1يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا"Wahai manusia, bertakwalah kepada Tuhan-Mu yang menciptakan kalian dari seorang diri, dan menciptakan dari seorang jiwa itu pasangannya dan dari keduanya Allah memperkembangbiakkan laki-laki dan perempuan yang banyak. Dan bertakwalah kepada Allah yang dengan mempergunakan nama-Nya kamu saling meminta satu sama lain dan peliharalah silaturahmi. Sesungguhnya Allah selalu menjaga dan mengawasi kamu."Surah Ali Imran [3] Ayat 102يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ"Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dengan bersungguh-sungguh. Dan janganlah kalian kami melainkan kalian dalam keadaan beragama Islam."Surah al-Ahzab [33] Ayat 70-71يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا *** يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا"Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan berkatalah dengan perkataan yang benar, niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa mentaati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar. Jika ingin menambahkan ayat lain atau hadis serta nasihat yang berkaitan dengan pernikahan maka itu Menyampaikan HajatSelanjutnya adalah menyampaikan hajat misalnya dengan redaksi sebagai berikut.

kumpulan khotbah pra nikah